Praperadilan Ditunda, Pengacara Fredrich: KPK Permainkan Persidangan!

Garda Keadilan - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya menunda jalannya persidangan gugatan praperadilan yang diajukan tersangka merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik, Fredrich Yunadi.

Alasan penundaan sidang dikarenakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku pihak termohon tidak dapat hadir dan mengirimkan surat melalui perwakilan.

"Baik. Termohon sudah dipanggil dengan patut. Dan untuk itu kami menjawab bahwa masih kita memberikan kesempatan kepada termohon. Dan untuk mengenai tujuh hari, sidangnya akan dimulai teng tujuh harinya apabila pihak-pihak hadir semua," terang hakim tunggal Ratmoho dalam sidang sidang di PN Jakarta Selatan, Senin (5/2).

"Kalau sekarang memang belum bisa Pak," sambungnya.

Pengacara Fredrich, Sapriyanto Refa menjelaskan, keberatan dengan keputusan tersebut. Dia curiga, KPK memang sengaja tidak hadir dalam sidang perdana ini.

"Tapi kalau ini sengaja untuk ditunda-tunda dengan ketidakadilan berarti ini kan jelas-jelas mempermainkan persidangan ini," kata dia.

"Kita jangan ikut gendang mereka, jangan joget ikuti gendang mereka, kita punya irama sendiri. Ya tapi kemudian kita kembalikan kepada yang mulia. Kalau yang mulia tetap berpendapat seperti itu kami tetap ikut tapi tolong keberatan kami dicatat," sambung Sapriyanto.

Menanggapi hal itu, hakim Ratmoho menyatakan bahwa pihaknya akan mencatat keberatan yang diajukan kubu Fredrich dalam berita acara. Termasuk, ketidakhadiran KPK dalam sidang perdana ini.

"Untuk itu saya sebagai hakim tunggal akan memerintahkan panitera agar memanggil termohon (KPK) nanti pada sidang berikutnya tanggal 12 Februari 2018. Sidang selesai dan dinyatakan ditutup," tandasnya. 

Sumber: rmol

Subscribe to receive free email updates: