Banjir Kiriman Bogor Masuk Jakarta, Anies Siagakan 480 Pompa Air

Garda Keadilan - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah melakukan langkah persiapan banjir di Jakarta. Sebanyak 30 pompa air mobile disiagakan saat banjir dikiriman dari Bogor di Ibu Kota.

“Seluruh pompa kita lebih dari 450 pompa dalam kondisi siaga dan lebih dari 30 mobil pompa yang bisa bergerak secara leluasa. Saat ini diposisikan standby di titik-titik seperti Cililitan, Balekambang, Bukit Duri, Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Jadi tempat-tempat itu kita sudah menempatkan pompa mobile,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (5/2/2018).

Selain menyiapkan pompa air, Anies mengatakan, pihaknya sudah meminta seluruh pintu air di Jakarta dibuka, sehingga seluruh anak sungai Ciliwung dapat menampung seluruh air.

“Per saat ini ketinggian permukaan air laut di Marina 184 dan di muara sungai 185. pintu-pintu air seluruhnya dalam kondisi full dibuka,” ujar Anies.

Anies juga sudah menginstruksikan seluruh lurah untuk mengimbau kepada warga yang tinggal di bantaran kali agar waspada atas kenaikan air di pintu air Katulampa. Dia juga meminta masyarakat untuk tidak perlu panik.

“Apabila kondisi konstan maka kira-kira sembilan jam akan sampai di titik-titik pusat Jakarta. Menurut proyeksi terakhir tadi saya baru bicara dengan Kepala Dinas Sumber Daya Air, diperkirakan pukul 13.00 WIB air akan sampai wilayah DKI Jakarta. Jadi mungkin akan lebih awal daripada yang diproyeksikan,” tutur Anies.

Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendarwan mengatakan, seluruh anak sungai Ciliwung di Jakarta siap menerima air kiriman dan tidak ada tanggul yang jebol. Saat ini, peringatan dini Disaster Warning System (DWS) di lintasan sungai Ciliwung sudah di aktifkan.

“Kita sudah melakukan langkah-langkah persiapan. Dari laporan sementara tidak ada tanggul jebol, hanya luapan ke permukiman,” kata Teguh. 

Sumber: inews

Subscribe to receive free email updates: